
Menghidupkan Tradisi Haul, Warga Gununganyar Lor Lestarikan Kearifan Lokal dalam Peringatan Isra’ Mi’raj dan Haul Mbah Tajung Alang
Gununganyar Lor — Dalam rangka melestarikan tradisi keagamaan sekaligus menjaga kearifan lokal yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat, warga RW 01 Kelurahan Gununganyar Lor, Surabaya, menggelar rangkaian kegiatan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW serta Haul Mbah Tajung Alang 1447 Hijriah / 2026 Masehi.
Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, Jumat–Sabtu, 6–7 Februari 2026, dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat RW 01 Gununganyar Lor. Rangkaian acara dikemas secara religius, budaya, dan penuh kebersamaan sebagai wujud syukur serta penghormatan terhadap nilai-nilai spiritual para pendahulu.
Beragam kegiatan keagamaan digelar secara berkesinambungan, di antaranya sholawat keliling kampung, tahlil kubro, malam tasyakuran dan liwetan, khotmil Qur’an, istighosah, hingga pengajian umum. Seluruh rangkaian tersebut menjadi simbol kekuatan ukhuwah islamiyah sekaligus sarana mempererat silaturahmi antarwarga.
Salah satu tradisi khas yang turut memeriahkan acara adalah arak-arakan gunungan apem yang dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan sholawat keliling kampung. Tradisi ini menjadi simbol rasa syukur, sedekah, serta doa bersama agar keberkahan senantiasa tercurah bagi masyarakat Gununganyar Lor.
Acara semakin khidmat dengan kehadiran KH. Musta’in Syafi’i dari Pondok Pesantren Madrasatul Qur’an Tebu Ireng, Jombang, sebagai penceramah utama. Selain itu, turut hadir Qori Muda Nasional, Ananda Fathir Zulfiyan Alfi, peraih Juara 2 Nasional Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) dan Juara 1 MTQ Jawa Timur, yang menambah semarak dan kekhusyukan acara melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an.
Tokoh masyarakat setempat, KH. M. Arifulloh, S.Ag, menyampaikan bahwa kegiatan haul dan peringatan hari besar Islam ini bukan sekadar agenda rutin, namun merupakan ikhtiar bersama untuk menjaga tradisi, menanamkan nilai spiritual, serta memperkuat identitas budaya Islam Nusantara di tengah masyarakat.
Senada dengan hal tersebut, Ketua RW 01, Ivan Bambang Widjanarko, bersama Ketua Takmir Masjid Baiturrochman, Machmudi, S.E., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas partisipasi aktif seluruh warga. Mereka berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai warisan budaya dan spiritual bagi generasi mendatang.
Dengan semangat kebersamaan dan kekhidmatan, seluruh rangkaian acara diikuti oleh warga RW 01 Gununganyar Lor dengan penuh antusias. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa tradisi haul dan peringatan keagamaan mampu menjadi sarana memperkuat iman, persatuan, serta kecintaan terhadap nilai-nilai luhur budaya lokal.

| Luas Area | 1.286 m2 |
| Luas Bangunan | 875 m2 |
| Status Lokasi | Wakaf |
| Tahun Berdiri | 1910 |